IPNU Pasaman Barat Mengecam Keras Tindakan Represif Aparat Kepolisian |
Pasaman Barat, ProRakyatNews.id ---- Jum,at 29 Agustus 2025, Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (PC IPNU) Pasaman Barat menyatakan keprihatinan dan kecaman atas peristiwa tindakan represif aparat kepolisian terhadap para demonstran yang menyampaikan aspirasi secara damai. Dan disitu dijamin konstitusi Undang-undang no 9 tahun 1998 serta hilang nyawa seorang driver Ojol yang ditabrak oleh aparat kepolisian yang bertugas.
IPNU sebagai organisasi pelajar yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, kemanusiaan, dan keadilan, merasa berkewajiban untuk bersuara atas peristiwa yang mencederai prinsip-prinsip negara hukum dan perlindungan terhadap warga negara.
Menyikapi hal tersebut Pj Ridho Kurnia IPNU Pasaman Barat dengan ini menyatakan sikap sebagai berikut:
1.Mengencam keras tindakan represif aparat kepolisian yang seharusnya menjadi pelindung rakyat, namun justru menggunakan kekerasan terhadap demonstran yang sedang menjalankan hal konstitusionalnya untuk menyampaikan pendapat dimuka umum secara damai.
2.Mendesak Kapolri dan seluruh jajaran kepolisian untuk segera mengusut tuntas oknum aparat yang terlibat dalam tindakan kekerasan tersebut, serta memberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku.
3.Menyatakan prihatin dan solidaritas yang mendalam terhadap keluarganya, terhadap hilangnya nyawa seorang driver ojol yang di tabrak aparat kepolisian, dan meminta kapolri usut kasus ini secara serius dan transparan.
4.Mengajak Seluruh Elemen masyarakat, khususnya pelajar dan pemuda, untuk tetap kritis dan tidak takut menyuarakan kebenaran, namu tetap dalam koridor hukum dan etika yang santun serta damai.
Sebagai generasi muda dan pelajar, kami percaya bahwa keadilan adalah fondasi utama negara ini. Negara tidak boleh kalah oleh organisasi kekuasaan dan tindakan sewenang-wenang aparat.
Kami PC IPNU Pasaman Barat akan selalu bersuara dan berdiri bersama kebenaran serta keadilan. **** (M. Hidayat)
Tidak ada komentar:
Write comment