AGAM, prorakyatnews.id — Sebanyak 45 pengurus Bundo kanduang Nagari Lambah mengikuti kegiatan pembinaan di Kantor Wali Nagari Lambah, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam menjalankan peran organisasi sekaligus memperkuat pelestarian adat dan budaya Minangkabau.
Kegiatan yang difasilitasi Pemerintah Nagari Lambah itu diikuti pengurus Bundokanduang yang merupakan utusan dari tiga jorong di Nagari Lambah.
Acara dibuka langsung oleh Wali Nagari Lambah, Fiqri Farid, S.Kom., dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Bundokanduang Nagari Lambah, Bundo Martalena.
Ketua Bundokanduang Kabupaten Agam, Bundo Asnita Thamrin, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut.
"Perempuan sebagai Tonggak (Limpapeh Rumah Nan Gadang) dalam Pelestarian Adat dan Budaya dalam Perkauman Minangkabau serta Tantangannya.”
Dalam pemaparannya, Asnita menekankan pentingnya peran perempuan, khususnya Bundokanduang, dalam menjaga dan melestarikan adat serta budaya Minangkabau.
Pengurus Bundokanduang juga didorong untuk lebih proaktif meningkatkan pengetahuan mengenai keberadaan, fungsi, dan peran mereka di tengah masyarakat nagari.
Selain pemahaman mengenai peran Bundokanduang, pembinaan tersebut juga membahas penguatan organisasi, terutama terkait struktur kepengurusan dan tertib administrasi. Hal itu diperlukan agar pelaksanaan organisasi berjalan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Bundokanduang Provinsi tahun 2020.
Melalui kegiatan pembinaan ini, pengurus Bundokanduang Nagari Lambah diharapkan semakin memahami tugas dan perannya serta mampu berkontribusi aktif dalam pelestarian adat, budaya, dan nilai-nilai Minangkabau di lingkungan keluarga maupun masyarakat nagari. ***** dkf/ irz

Tidak ada komentar:
Write comment