Sabtu, 16 Mei 2026

Mantan Anggota DPRD Sumbar, Syamsul Bahri Desak Pemkab Pasbar Berpihak pada Pembangunan Rura Patontang

 

 Mantan Anggota DPRD Sumbar, Syamsul Bahri Desak Pemkab Pasbar dan Pemprov Berpihak pada Pembangunan Rura Patontang


PASAMAN BARAT, prorakyatnews.com – Pembangunan infrastruktur di daerah terisolir membutuhkan komitmen penuh dan keberpihakan dari pemerintah daerah maupun legislatif. Hal tersebut ditegaskan oleh tokoh masyarakat Pasaman Barat asal Koto Balingka yang juga Mantan Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Syamsul Bahri.


Kepada Media ini, Sabtu, Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) dan DPRD Pasbar untuk mengarahkan fokus pembangunan ke jorong Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka. Menurutnya, persoalan mendasar belum terwujudnya akses jalan yang layak ke wilayah tersebut bukanlah ketiadaan dana, melainkan masalah kemauan politik (political will).


“Ini hanya tentang keberpihakan. Masa iya anggaran sedikit itu tidak mampu (diakomodir). Jika sudah ada keinginan untuk membangun ke sana, pasti bisa dicarikan anggarannya,” ungkap Syamsul Bahri, tegas.


Meski Syamsul tidak merinci nominal anggaran yang ia maksud, berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, estimasi biaya yang dibutuhkan agar kendaraan roda empat dapat mengakses Rura Patontang dengan lancar adalah sekitar Rp3 miliar. Anggaran tersebut dinilai sudah mencukupi untuk kebutuhan pembangunan jembatan .


Lebih lanjut, Syamsul Bahri menekankan bahwa Pemkab Pasbar tidak harus memikul beban anggaran ini sendirian. Jika kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten terbatas, kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar menjadi solusi yang sangat rasional. Namun, kunci dari semua itu terletak pada komunikasi politik yang agresif.


“Pasbar dan Pemprov bisa membangunnya. Maka dari itu, perlu ada komunikasi dan lobi yang kuat dari kepala daerah maupun wakil rakyat kita,” ujarnya.


Masyarakat Rura Patontang selama ini memang sangat mendambakan akses transportasi yang layak demi mendongkrak roda perekonomian dan mempermudah mobilisasi pelayanan kesehatan serta pendidikan. Sinergi antara Pemkab Pasbar dan Pemprov Sumbar diharapkan dapat segera membuka keterisolasian jorong tersebut dalam waktu dekat. **** irz

Show comments
Hide comments
Tidak ada komentar:
Write comment

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Headline News

Back to Top