![]() |
| Akses ke Pelabuhan Teluk Tapang Masih Terkendala, Jembatan Pigogah Belum Fungsional Meski Diresmikan |
PASAMAN BARAT, prorakyatnews.id – Akses infrastruktur menuju Pelabuhan Teluk Tapang Kecamatan Sungai beremas Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat masih menyisakan persoalan, meski telah diresmikan secara simbolis pada 13 Februari lalu. Dari tiga jembatan yang dibangun pada Tahun Anggaran (TA) 2025, yakni Jembatan Patibubur, Jembatan Pigogah, dan Jembatan Sungai Tarok, satu di antaranya—Jembatan Pigogah—hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
.jpeg)
Akses ke Pelabuhan Teluk Tapang Masih Terkendala, Jembatan Pigogah Belum Fungsional Meski Diresmikan
.jpeg)
Berdasarkan pantauan di lapangan beberapa hari terakhir, oprit atau jalan pendekat menuju Jembatan Pigogah yang berada setelah kawasan Lubuk Buaya masih berupa timbunan tanah dan belum stabil. Kondisi ini membuat akses menuju badan jembatan belum layak dilalui kendaraan secara normal.
Di lokasi, terlihat portal sederhana dari batang kelapa dipasang sebagai pembatas. Akibatnya, hanya kendaraan roda dua tertentu yang berani melintas, sementara kendaraan roda empat atau lebih belum dapat menggunakan jembatan tersebut.
.jpeg)
Akses ke Pelabuhan Teluk Tapang Masih Terkendala, Jembatan Pigogah Belum Fungsional Meski Diresmikan
“Kami heran, jembatan sudah diresmikan tapi belum bisa dimanfaatkan sepenuhnya. Seharusnya pembangunan tidak hanya fokus pada badan jembatan, tetapi juga opritnya diselesaikan,” ungkap salah seorang warga.
Selain akses yang belum memadai, kondisi timbunan tanah pada sisi oprit dinilai rawan longsor, terutama saat musim hujan. Warga berharap pemerintah segera membangun talud atau beton penahan tanah di sisi kiri dan kanan jalan agar struktur lebih kuat dan aman.
![]() |
| Akses ke Pelabuhan Teluk Tapang Masih Terkendala, Jembatan Pigogah Belum Fungsional Meski Diresmikan |
Kondisi ini juga memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat terkait status pengerjaan proyek. Pasalnya, jembatan telah diresmikan pada tahun 2026, namun hingga kini akses pendukungnya belum rampung. Muncul dugaan apakah terjadi perubahan kontrak atau bahkan putus kontrak dalam pelaksanaan proyek tersebut.
.jpeg)
Akses ke Pelabuhan Teluk Tapang Masih Terkendala, Jembatan Pigogah Belum Fungsional Meski Diresmikan
.jpeg)
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatera Barat, Armi, memberikan keterangan singkat. Ia menyebutkan bahwa pengerjaan oprit jembatan akan dilanjutkan pada tahun ini dengan menyesuaikan sisa anggaran sebelumnya.
“Untuk oprit jembatan akan dilanjutkan tahun ini, sesuai dengan anggaran tahun lalu,” ujarnya.
Namun, saat dimintai penjelasan lebih lanjut terkait detail teknis maupun status kontrak proyek, ia menyarankan agar konfirmasi dilakukan kepada Kepala Bidang Bina Marga (Kabid BM). Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi.
![]() |
| Akses ke Pelabuhan Teluk Tapang Masih Terkendala, Jembatan Pigogah Belum Fungsional Meski Diresmikan |
“Jangan hanya diresmikan, tapi harus benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat,” harap warga. **** Irz

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
Tidak ada komentar:
Write comment